2022-01-11 14:34:48

PT SESNA - Solar Warrior Indonesia Siap Dukung Transformasi Industri Hijau melalui Pemanfaatan Energi Surya




Ancaman perubahan iklim serta pandemi COVID-19 yang belakangan terjadi, merupakan pengingat bagi kita untuk selalu menerapkan konsep keberlanjutan (sustainability) dalam aktivitas sehari-hari. Pemerintah Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam mendorong pengembangan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development), dimana telah mencanangkan beberapa program pembangunan hijau yang dapat diaplikasikan oleh berbagai sektor.


Pada sektor industri, salah satu program pembangunan hijau yang didorong oleh pemerintah adalah program Green Growth atau biasa disebut dengan istilah Green Industry. Program ini seiring dengan peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai bagian dari percepatan penerapan industri 4.0 di Indonesia. Green Industry (industri hijau) atau industri yang berwawasan lingkungan adalah salah satu aspek yang diterapkan melalui pengembangan program Smart-Eco Industrial Parks. Program yang dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI tersebut bertujuan untuk mendorong penerapan konsep smart industrial park kepada seluruh kawasan industri di Indonesia, dimana aspek-aspek pelaksanaan dari program tersebut sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip industri hijau sehingga dapat tercipta industri yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.


Keuntungan Penerapan Sistem Energi Surya bagi Pelaku Industri

Salah satu syarat terwujudnya industri hijau adalah perhatian terhadap manajemen energi, dimana sumber energi yang digunakan untuk kebutuhan operasional suatu industri sebisa mungkin minim emisi karbon dan bersifat sustainable atau berkelanjutan. Sektor industri tercatat sebagai konsumen energi terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, perlu menjadi pertimbangan bagaimana caranya agar pengeluaran biaya operasional listrik tidak menjadi beban yang dapat menghalangi pengeluaran biaya kebutuhan lainnya.


Pada sektor industri, banyak pekerja pabrik yang lebih aktif pada saat pagi hingga sore hari untuk menjalankan produksi. Ditambah lagi, konsumsi penggunaan energi listrik tertinggi juga terjadi pada siang hingga sore hari, dimana kondisi ini sesuai dengan siklus matahari. Energi listrik yang dibutuhkan pada siang hari akan disuplai penuh oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).


Selain itu, area atap pabrik atau rooftop yang sangat luas merupakan peluang besar bagi pemilik industri untuk memanfaatkannya menjadi sebuah investasi yang mendatangkan lebih banyak keuntungan. Sistem energi surya dikenal sangat praktis dalam instalasi dan perawatannya, sehingga tentu dapat diterapkan di area atap pabrik tersebut. Barisan panel surya yang berada di atap pabrik akan membentuk lapisan pelindung sebagai passive cooling. Lapisan tersebut berfungsi secara tidak langsung untuk melindungi komponen-komponen yang berada di bawah atap, sehingga tetap dapat beroperasi dengan optimal pada suhu ruangan yang kondusif.


Sistem energi surya diklaim dapat menekan biaya operasional listrik dikarenakan harga energi yang lebih terjangkau dibandingkan harga energi konvensional. Kecenderungan biaya energi surya yang stabil jika dibandingkan biaya energi konvensional yang cenderung fluktuatif, juga akan memberikan keuntungan finansial jangka panjang bagi pelaku industri, yang berujung pada penghematan tagihan listrik bulanan. Cost yang dihemat tersebut dapat dialokasikan untuk kebutuhan-kebutuhan lainnya, sehingga bisnis berjalan dengan lebih efisien.


Saat ini pelaku industri telah dimudahkan dengan skema bisnis Zero Capex atau DP 0% untuk investasi sistem energi surya terintegrasi, dimana pelanggan akan mendapatkan kemudahan hanya dengan membayar sesuai dengan total energi yang diproduksi oleh sistem. Sedangkan pihak penyedia akan melakukan investasi penuh dengan mengelola serta melakukan perawatan pada sistem panel surya yang diinstalasi. Berhubung harga energi surya lebih terjangkau dibandingkan harga energi konvensional, maka secara langsung akan memberikan penghematan pada biaya listrik. Pelanggan juga akan diberikan kemudahan dengan pelatihan dan layanan penuh hingga jangka waktu sampai dengan 20 tahun. Apabila pelaku industri menerapkan penggunaan energi surya ini dengan maksimal, hal ini dapat menjadi salah satu instrumen investasi dengan payback period yang menjanjikan.


Mendukung Komitmen Industri dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Sektor industri di dunia, khususnya di Indonesia, telah berkomitmen untuk menjadi bagian dalam mencapai pembangunan berkelanjutan atau disebut juga dengan sustainable development goals. Industri giat melakukan kontribusi serta membuat dampak positif bagi lingkungan, kesehatan manusia, dan juga pendidikan. Sebagai contoh, beberapa brand memakai bahan baku ramah lingkungan, yang kemudian diproses sedemikian rupa hingga menghasilkan produk-produk yang siap dipakai oleh konsumen.


Selain menghasilkan produk-produk ramah lingkungan, pemilik industri juga melakukan berbagai cara dengan menggandeng sebanyak mungkin pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, organisasi, komunitas, media, bahkan publik dengan menyuarakan kampanye-kampanye gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.


Diantara berbagai aspek yang disebutkan sebelumnya, terdapat satu hal yang tidak pernah tertinggal yang juga mendapatkan perhatian penuh dari setiap industri tersebut, yaitu terkait manajemen energi. Aspek ini sangat krusial karena merupakan penentu berjalannya kegiatan operasional suatu industri. Banyak industri telah menargetkan pemakaian sumber listrik dari energi terbarukan dan juga pengurangan emisi karbon sebagai salah satu visi perusahaan.


Dengan adanya target pengurangan emisi karbon yang telah dikeluarkan dari manajemen industri atau brand tersebut, hal ini membuat para pemasok ikut berlomba untuk merealisasikan misi carbon offsetting, yaitu strategi mengimbangi besarnya emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas operasional pabrik. Salah satu cara yang paling efektif saat ini adalah mengimplementasikan sistem energi surya. Kita dapat langsung memperkirakan berapa banyak energi listrik yang diproduksi oleh sistem energi surya hingga 20 tahun kedepan. Itulah mengapa investasi ini dapat menghasilkan dampak secara langsung dalam mengurangi jejak emisi karbon.


Mewujudkan Energi Terbarukan dari Dukungan PT SESNA - Solar Warrior Indonesia

Solar Warrior Indonesia merupakan pengembang proyek energi surya terintegrasi di Indonesia yang diinisiasi oleh PT. Sumber Energi Surya Nusantara (SESNA), dibentuk khusus untuk memperkenalkan manfaat penggunaan sistem panel surya kepada sektor swasta, salah satunya sektor komersial dan industri. Solar Warrior Indonesia hadir menawarkan solusi pengembangan sistem energi surya terintegrasi dengan skema Solar Purchase Agreement maupun skema Solar Rental. Berbicara mengenai skema bisnis Solar Rental, pelanggan akan mendapatkan kemudahan dari sistem Zero Capex atau DP 0%, ditambah dengan harga energi yang lebih terjangkau dibandingkan harga energi konvensional dimana secara langsung akan memberikan penghematan pada biaya listrik. Pelanggan juga akan diberikan kemudahan dengan layanan penuh dari Solar Warrior Indonesia hingga jangka waktu sampai dengan 20 tahun.


PT. SESNA sebagai perusahaan induk telah memiliki pengalaman sebagai mitra bangsa Indonesia jangka panjang melalui pengembangan proyek Independent Power Producer (IPP) di beberapa lokasi di Indonesia Timur. Didukung oleh berbagai sertifikasi berstandar ISO dan sertifikasi resmi dari Kementerian ESDM, tim teknisi Solar Warrior Indonesia hadir memberikan dukungan service excellence agar pelanggan dapat merasakan penghematan listrik dengan rasa lebih aman.


Chief Executive Officer (CEO) Solar Warrior Indonesia, Rico Syah Alam, memaparkan bahwa saat ini ketertarikan sektor industri untuk bergerak ke arah energi terbarukan sudah semakin terlihat. “Tentunya hal ini sangat baik dan menguntungkan untuk industri itu sendiri, dimana penghematan biaya listriknya akan sangat besar. Ditambah lagi concern perusahaan-perusahaan sekarang yang sudah serba green atau ramah lingkungan, solusi energi surya ini akan sangat membantu.” Ujar Rico Syah Alam.


Tahun ini, Solar Warrior Indonesia tengah menjalankan proses pengembangan proyek sistem energi surya terintegrasi pada pelanggan sektor industri dan sektor pertambangan. Sementara itu, sektor komersial seperti gedung perkantoran, rumah sakit, hotel & resort juga masuk ke dalam rencana penargetan tahun 2021 ini.

###


By: Atikah Amaliadanti