2020-10-13 15:11:56

Solar Warrior sebagai Salah Satu Narasumber dalam Penelitian ‘Identifikasi Potensi Solar Panel Rooftop di Kawasan Industri




Pada 7 Oktober 2020 lalu, Solar Warrior Indonesia mendapatkan kehormatan untuk menjadi salah satu narasumber interview oleh WRI (World Resources Institute) dalam risetnya yang berjudul “Identifikasi Potensi Solar Panel Rooftop di Kawasan Industri”. Wawancara ini bertujuan untuk mendapatkan informasi seputar teknis pengimplementasian solar panel rooftop berdasarkan potensi dan kondisi atap di sebuah bangunan industri. Dalam kegiatan interview tersebut, teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode spasial penginderaan jauh (remote sensing), yang diselenggarakan melalui Zoom conference call.

Tentunya terdapat beberapa alasan dibalik mengapa WRI mempertimbangkan Solar Warrior Indonesia untuk menjadi salah satu narasumber penelitiannya. WRI mengungkapkan bahwa pemrakarsa Solar Warrior Indonesia (PT Sumber Energi Surya Nusantara) memiliki proven track yaitu pembangunan Independent Power Producer dengan kapasitas 3 MWp pada beberapa lokasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (Sumba, Maumere, dan Ende). Selain itu, pengalaman para expertise serta sertifikasi yang dimiliki juga membuat WRI semakin yakin dalam mempercayakan Solar Warrior untuk menjadi narasumber dalam riset tersebut.

Sekilas mengenai latar belakang diadakannya riset ini, WRI menjelaskan bahwa masih ada beberapa challenge yang dihadapi dalam sektor energi di Indonesia, salah satunya dari sisi kebijakan, dimana masih belum adanya regulasi yang bersifat mendukung, dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia bahkan Eropa. Dengan adanya penelitian ini, WRI sebagaimana layaknya lembaga independen dapat menunjukkan kepada Indonesian Government bahwa solar energy development juga memiliki demand yang besar di segmentasi lainnya, bukan hanya di rural areas, namun juga di kawasan Commercial & Industrial.

Selanjutnya, kegiatan wawancara tersebut membahas mengenai parameter-parameter apa saja yang digunakan untuk menghitung potensi solar rooftop berdasarkan realita di lapangan. Solar Warrior memaparkan bahwa ada beberapa data yang diperlukan dari operasional industry agar pihak provider dapat memperhitungkan simulasi yang paling efektif. Beberapa contohnya yaitu load profile, ketersediaan lahan, serta area of shading yang dikumpulkan dari aktivitas site survey. Khusus mengenai parameter area of shading, Solar Warrior akan melihat langsung kondisi pada bangunan industri tersebut apakah ada beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya bayangan yang menghalangi masuknya cahaya matahari ke solar panel, misalnya pepohonan ataupun gedung lainnya. Meskipun memungkinkan untuk memasang solar panel yang terdapat area of shading, namun produksi energi yang dihasilkan akan menjadi kurang efisien.

Setelah semua parameter dikumpulkan, selanjutnya Solar Warrior dapat melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu mendesain sistem solar panel sesuai kebutuhan industry, dimana tahap tersebut akan dilakukan oleh tim engineering. Aktifitas desain sistem tersebut dimulai dari penentuan komponen yang paling sesuai dengan kondisi industry, dan juga kapasitas optimal yang dapat dipasang. Sistem tersebut seluruhnya didesain sendiri oleh tim Solar Warrior yang didukung dengan teknologi terkini. Apabila desain sistem telah selesai, selanjutnya dapat diajukan kepada pihak industry untuk dipertimbangkan lebih lanjut.

Sebagai pemilik riset, WRI pun menceritakan lebih lanjut mengenai harapan-harapan dari penelitian tersebut. Dengan adanya program penelitian ini, diharapkan dapat membuka pandangan-pandangan baru bagi Indonesian Government bahwa pihak private sector serta corporate buyer dapat lebih terbantukan dari segi kebijakan energi terbarukan, sekaligus terbantu pula dalam mencapai target pembangunan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya.


By: Atikah Amaliadanti